Postingan

Rel Yang Tak Sama

                         Rel Yang Tak Sama Karya Desi Lara Safitri  Tepat satu tahun di hari ini, aku kehilangan dia, yaa dia seseorang yang telah berhasil merubah segala pola pikir ku yang kekanak-kanakan menjadi seorang perempuan yang mempunyai karakter kuat sebagai seorang perempuan. Rasanya ya memang hampa tanpa kehadirannya yang selalu menemani entah untuk sekedar bertukar cerita. Ohya, hampir saja lupa, perkenalkan nama ku Aldania Putri, panggil saja aku dengan sebutan Alda. Seorang gadis berhijab yang saat ini sedang menempuh pendidikan di salah satu kampus terbaik impian ku sejak masih SMP.  Sesaat pikiran ku tiba-tiba melayang sambil duduk santai di taman kampus dengan bibir tersenyum simpul saat teringat dengan ia yang ku anggap kebahagiaan.  "Pancaran Mata mu yang indah mampu memberikan banyak inspirasi bermusik bagi ku" tutur Andre sore itu, ingatku sambil menyaksikan matahari terbenam dengan ...

Kemaliq Ranget di Tanah Sasak

 Kemaliq Ranget Menelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan. Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq. “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram. Kasus ini menjadi kian rumit dikarenakan banyaknya kepentingan yang masuk d...

Kemaliq Ranget Sebagai Peninggalan Leluhur di Tanah Sasak

       Sasak adalah sebuah Suku bangsa yang mendiami Pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak, yang dimana sebagian besar penduduk suku Sasak beragama Islam dan ditandai dengan banyaknya bangunan seperti Masjid serta prasasti-prasasti peninggalan leluhur yang membuktikan bahwa penduduk suku Sasak memang awalnya beragama Islam. Salah satu contoh peninggalan leluhur yang menandakan bahwa suku Sasak awalnya memang beragama Islam adalah Kemaliq Ranget.         Kemaliq merupakan salah satu tempat yang bersejarah bagi masyarakat Sasak yang berada di Dusun Ranget, Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Kemaliq Ranget yang berlokasi di tengah hutan lindung ini menjadi tempat yang sakral dan disakralkan pula oleh masyarakat. Kemaliq merupakan warisan spiritual yang dimana masyarakat mempercayai bahwa Baloq Alisah atau Baloq Dendeq disebut sebagai orang pertama yang masuk ke daerah Ranget.      ...